<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<!-- generator="FeedCreator 1.7.2" -->
<rss version="2.0">
	<channel>
		<title>Kutahu.com</title>
		<description>Blog ensiklopedi</description>
		<link>http://www.kutahu.com</link>
		<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 07:14:34 +0100</lastBuildDate>
		<generator>FeedCreator 1.7.2</generator>
		<image>
			<url>http://www.kutahu.com/images/M_images/joomla_rss.png</url>
			<title>Powered by Joomla! 1.0</title>
			<link>http://www.kutahu.com</link>
			<description>Blog ensiklopedi</description>
		</image>
		<item>
			<title>Kentang Pak Jefferson: Dari Perancis atau Belgia?</title>
			<link>http://www.kutahu.com/Kuliner/Kentang-Pak-Jefferson-Dari-Perancis-atau-Belgia.html</link>
			<description>Ketika pertama kali saya mendengar seorang teman memesankan  French fries untuk saya di sebuah warung cepat saji, saya tidak pernah menduga akan mendapatkan kentang goreng. Waktu itu saya membayangkan akan mendapatkan hidangan yang belum pernah dikenal oleh lidah saya. Kenapa kentang goreng disebut French fries? Kenapa tidak disebut fried potatoes saja? </description>
			<category>Asal Usul - Kuliner</category>
			<pubDate>Sun, 18 May 2008 22:26:49 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Pernah Mendengar Suara Whiff Whaff?</title>
			<link>http://www.kutahu.com/Olahraga/Pernah-Mendengar-Suara-Whiff-Whaff.html</link>
			<description>Dulu saya mengira, permainan tenis meja itu berasal dari Cina. Di kuping saya sebagai bocah, bunyi ing dan ong di kata  ping pong  mengingatkan saya pada nama-nama teman dari keturunan Tionghoa. Ditambah lagi, saya dan teman-teman SD seringkali menemukan huruf Cina dan tulisan  Made in China  di bola dan bat ping pong. </description>
			<category>Asal Usul - Olahraga</category>
			<pubDate>Thu, 13 Sep 2007 00:00:00 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Ibunya Yang Bikin, Anaknya Yang Melubangi</title>
			<link>http://www.kutahu.com/Kuliner/Ibunya-Yang-Bikin-Anaknya-Yang-Melubangi.html</link>
			<description>Ketika pertama kali dikenal pada abad ke-18 di Belanda, kue ini disajikan tanpa lubang. Namanya pun bukan donat, tapi olykoeks -kue berminyak. Nama donat muncul sekitar seratus tahun kemudian ketika Bu Elizabeth Gregory menggoreng adonan (dough) tepung yang ditaburi walnut. Jadilah nama itu: dough nut! </description>
			<category>Asal Usul - Kuliner</category>
			<pubDate>Mon, 10 Sep 2007 00:00:00 +0100</pubDate>
		</item>
	</channel>
</rss>

