Tampaknya urusan cuci setrika pakaian paling repot itu terjadi di California selama masa Gold Rush tahun 1849. Para penambang emas mengirimkan pakaian kotornya ke Honolulu untuk dicuci dan disetrika. Jarak antara California ke Honolulu itu sekitar 4 ribu kilometer. Para penambang rela repot begitu karena ongkos cuci strika di California waktu itu sangat mahal.
 
Versi film Ben Hur yang paling terkenal di produksi tahun 1959. Film ini bercerita tentang aristokrat Judah Ben Hur yang diperbudak selama pemerintahan Kaisar Tiberius Romawi. Tapi kalau diperhatikan, selama adegan balap kereta dalam film itu, sebuah mobil merah kecil terlihat di kejauhan.
 
Oven microwave ditemukan secara tidak sengaja. Percy Spencer, penemunya, waktu itu sedang mengoperasikan magnetrons -sebuah alat pembangkit sinyal radio microwave yang menjadi mekanisme utama radar. Tahu-tahu, potongan coklat di sakunya meleleh.

Lalu ia mencoba popcorn di depan magenetron. Dengan cepat, popcorn pun meletup dan berhamburan memenuhi ruangan. Dari kejadian itulah oven microwave dikembangkan. Dua tahun setelah kejadian "coklat meleleh", tepatnya tahun 1847, over microwave mulai dijual oleh Raytheon, perusahaan tempat Spencer berkeja.
 
Setiap menit muncul 6 ribu petir di planet bumi ini. Dan setiap pesawat terbang pernah terkena petir, setidaknya satu kali dalam satu tahun. Kalau anda lelaki, waspadalah; sebab tampaknya kaum lelaki 6 kali lipat lebih sering disambar petir ketimbang perempuan.
 
Sebuah ciuman merangsang 29 otot dan bahan kimiawi tubuh yang menyebabkan perasaan rilek. Perempuan tampaknya menyukai ciuman yang halus dan sering, sedangkan leaki menyukai ciuman yang kuat.
 
Ikan paus tidak memerlukan telepon. Ikan paus saling berbicara dengan membuat suara klik. Suara tersebut berjalan di dalam air, dan mereka dapat saling mendengarkan dari jarak 160 km.
 
Dalam waktu bersamaan satu tangan Leonardo da Vinci bisa menulis dan tangan lainnya menggambar. Meskipun penemu gunting ini begitu cekatan, tapi da Vinci menghabiskan waktu 10 tahun untuk melukis bibir Monalisa.
 
Ole Bentzen, audiolog asal Denmark yang ahli dalam mengembangkan alat bantu pendengaran untuk negara-negara berkembang, menonton film A Fish Called Wanda. Selama adagan yang menampilkan John Cleese, Bentzen mulai tertawa terbahak-bahak sampai-sampai degup jantungnya meningkat rata-rata antara 250 sampai 500 dedupan per menit. Ia akhirnya mati terkena serangan jantung.
 
Mungkin pernah ada penyair yang berkata, "Sakitku tak terkira". Sebetulnya rasa sakit itu bisa diukur dalam satuan "dols". Alat untuk mengukur rasa sakit adalah "dolorimeter"
 
Ketika menyebut nama Cinderella, kita mungkin langsung ingat dengan sepatu kacanya. Padahal, pada versi awal berbahasa China di jaman Dinasti Tang, Cinderella sama sekali tidak disebut-sebut bersepatu. Cinderella, yang dalam versi asli China itu bernama Yeh-Shen, digambarkan sebagai perempuan yang kakinya sangat kecil. Harap diingat, dalam budaya China di jaman itu, kaki kecil adalah simbol kecantikan.

Kisah Cinderella yang kita kenal sekarang berdasarkan versi penulis Perancis, Charles Perrault, yang ditulis tahun 1697. Dalam versi inilah sepatu kaca itu muncul. Bahkan munculnya sepatu kaca dalam cerita itu pun diduga karena ada kelengahan para penerjemah yang bingung dengan kata "pantoufle de verre" (sepatu kaca) dan " pantoufle de vair" (sepatu dari kulit binatang).
 
Berat badanmu lebih ringan jika diukur di ekuator dibandingkan jika diukur di Kutub Utara. Ini karena ekuator terletak lebih jauh dari pusat bumi, sehingga gaya gravitasinya sedikit lebih kecil.
 
Setiap kali bercermin perhatikanlah hidung dan kuping anda. Ukuran mata kita tidak berubah sejak kita lahir, tapi hidung dan kuping kita tidak pernah berhenti tumbuh. Ngerrrriii.
 
Ketika dia menyeruduk matador, si banteng sebetulnya lebih tergoda oleh lambaian kainnya, bukan oleh warna kainnya. Banteng tidak peduli apakah kain itu berwarna merah atau ijo lumut. Banteng adalah binatang yang buta warna.
 
Bersama teman-temannya, pada sebuah Rabu malam di bulan April 1782, nyonya Fitzherbert yang berasal dari Northamptonshire pergi ke Drury Lane Theatre untuk menonton opera Beggar.Ketika aktor populer Bannister muncul di panggung dengan berpakaian aneh dalam perannya sebagai Poly, semua penonton serempak tertawa terbahak-bahak.

Celakanya, nyonya Fitzherbert tidak mampu menghentikan tawanya sampai-sampai dia harus dipaksa keluar teater sebelum babak kedua berakhir. Pada minggu berikutnya majalah Gentleman mengabarkan bahwa karena tidak mampu membuang sosok tokoh Poly itu, nyonya Fitzherbert terserang histeria yang berlanjut tanpa henti sampai akhirnya ia meninggal.
 
Kejeniusan seseorang barangkali memang tak berhubungan dengan berat otaknya. Si jenius Albert Einstein, misal. Berat otaknya tergolong rata-rata saja. Yaitu 1.375 gram saja. Dan, ssst, sejenius-jeniusnya Einstein, dia tidak pernah tahu caranya mengemudikan mobil.